Bencana gempa bertubi-tubi di Indonesia

Akhir-akhir ini bencana gempa terjadi diberbagai daerah di kepulauan Indonesia.

Paijonews~ Setelah gempa di lombok pada hari Senin 6 Agustus 2018 sekitar pukul 11.00 Wib, Indonesia kembali diguncang gempa bertubi-tubi, bahkan juga terjadi tsunami. Diantaranya yang terjadi di palu, donggala, dan sigi. Gempa yang dibarengi tsunami ini mengakibatkan ribuan korban meninggal dunia dan ribuan rumah hancur lebur rata dengan tanah, bukan hanya gempa dan tsunami, didaerah Sulawesi tengah ini juga terjadi likuifaksi, atau fenomena di mana kekuatan dan kekakuan tanah berkurang dikarenakan gempa atau pergerakan tanah.


Gempa dan tsunami di palu dan donggala ini terjadi pada Hari Jumat, 28 September 2018, pukul 17.02.44 WIB dengan kekuatan 7,7 sr. Berada dilokasi 0,18 LS dan 119,85 BT dan jarak 26 km dari utara Donggala Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 10 km. Sekitar pukul 17.27 WIB: Air laut naik, berdasarkan hasil pemodelan tsunami dengan level tertinggi siaga (0,5-3 meter) di Palu. Adapun estimasi waktu tiba pukul 17.22 WIB, sehingga BMKG mulai mengeluarkan pengumuman bahwa gempa ini berpotensi tsunami.

Berdasarkan data terbaru yang kami kumpulkan melalui beberapa situs terkemuka, korban gempa dan tsunami yang ditemukan tercatat sudah 2.091 jiwa.
Walaupun pelaksanaan Evakuasi sudah resmi dihentikan oleh tim SAR, penemuan korban pun masih berlanjut pada waktu pembersihan puing-puing bangunan oleh Satgasgabpad dan tim SAR. sehingga sampai saat ini jumlah korban yang ditemukan sudah mencapai 2.091, kata Kepala bagian Humas Pemprov Sulteng, Adiman dalam keterangannya, Sabtu (13/10/2018) lalu.

Setelah itu juga terjadi gempa-gempa lain di daerah lain, Pada hari Rabu, 3 Oktober 2018, pukul 16.58.09 WIB, wilayah Selatan Sumba Timur, NTT juga diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,1. Episenter gempa bumi ini terletak pada koordinat 10,64 LS dan 120,37 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 108 km arah selatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 22 km.

Gempa Bumi  juga terjadi di kabupaten Situbondo, gempa ini berkekuatan 6,4 SR yang berpusat di 55 Km arah timur laut Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Gempa itu terjadi pada hari Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 01:54 WIB dinihari, akibatnya hampir sebagian warga di Situbondo Jawa Timur dan Bali yang terdampak getaran gempa itu langsung bangun dari tidurnya. Namun, tidak semua langsung paham dan tahu jika gempa bumi sedang terjadi, dikarenakan terjadi saat jam istirahat.

Semoga tidak terjadi lagi gempa-gempa lain, dan bagi korban gempa semoga diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini, Aamiin.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bencana gempa bertubi-tubi di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel