Bagaimana cara RIB (Remaja Islam Bangle) merayakan kemerdekaan.?
Merdeka.! Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke. 73, Para Remaja di desa Bangle menyelenggarakan Pengajian.
Paijonews~ Bulan Agustus adalah bulan dimana rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan, 73 tahun yang lalu Sang Proklamator kita membacakan teks proklamasi kemerdekaan Negara kita tercinta Indonesia. Hari yang sangat bersejarah bagi rakyat Indonesia dari zaman penjajahan menuju Indonesia yang berdaulat dan bermartabat.Kemerdekaan adalah tujuan utama dari semua Bangsa di dunia, termasuk Bangsa Indonesia. Indonesia merdeka di bulan Agustus, tujupuluh tiga tahun silam, pada tanggal 17 , tahun 1945. Sebagai warga Indonesia tantu kita tahu kapan negara yang kita tinggali saat ini adalah negara yang sudah merdeka. Yo pora bro...??? Mosok yo rareti, Wong Indonesia pora..?
Walaupun kita tidak merasakan bagaimana pahitnya para Pahlawan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, setidaknya kita bisa mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang Positif, Tanpa harus di testpack". Dalam artian mensyukuri nikmat Allah Yang Maha Kuasa, atas pemberian nikmat yang sangat besar yang berupa kita hidup di negara yang sudah merdeka, tanpa harus merasakan perjuangan melawan penjajahan Belanda.
Sebagai wujud kepedulian, dan bukti cinta kita pada Negara, marilah kita bersama-sama membangun solidaritas sosial antar sesama warga, sehingga tercipta Indonesia yang damai, harmonis dan sejahtera. Untuk menghormati para Pahlawan yang telah berjuang mati-matian mengorbankan jiwa dan raga untuk satu tujuan yaitu Indonesia Merdeka. Remaja Islam Bangle bersama seluruh warga desa Bangle, Kecamatan Tanon Kab Sragen ikut berpartisipasi dalam memperingati HUT RI yang ke 73 dengan cara menyelenggarakan Pengajian. Kegiatan ini tak luput dari wujud syukur yang kita panjatkan kehadirat Allah SWT. Dan mendoakan pahlawan Nasional Indonesia yang telah membawa Indonesia menuju kemerdekaan.
Kita harus berterimakasih kepada para Pahlawan, yang memperjuangkan hak kita sebagai warga negara yang merdeka. Tanpa adanya kekangan dan dibawah kekuasaan bangsa lain. Doa dan Dzikir InsyaAlloh akan masuk dalam susunan acara Pengajian. Sholawatan dan Rebana juga akan ikut memeriahkan acara ini, hingga Mahalul Qiyam dan penutupan.
Seluruh warga desa Bangle diharapkan bisa hadir di halaman masjid Jami'ul Karomah pada hari Jum'at 17 Agustus 2018 sekitar Ba'da Isya'. Di hari Jum'at pagi akan diadakan lomba-lomba bagi anak-anak dan dewasa, sesuai dengan kategori yang dilombakan oleh panitia. Adapun lombanya adalah:
- Lomba balap karung pakai helm.
- Lomba Futsal memakai sarung.
- Lomba balap kelereng.
- Lomba makan kerupuk.
- Lomba tarik tambang.
- Lomba siapa cepat dia dapat.
- Lomba menghapal Pancasila.
- Dan masih banyak lagi.
Semoga kegiatan ini merupakan bukti Cinta kita kepada Allah SWT. Dan kita semua mendapatkan Ridho-Nya.

0 Response to "Bagaimana cara RIB (Remaja Islam Bangle) merayakan kemerdekaan.?"
Post a Comment